WEBINAR NASIONAL: Kembangkan Prestasi, Berkarya Melalui Puisi

JENDELA IPS, (18/07/20) Telah berlangsung Seminar Online Nasional dengan tema “Kembangkan Prestasi, Berkarya Melalui Puisi” yang dihadiri ratusan mahasiswa. Dimoderatori oleh Noorya Tasya Febrylia Witari Hadi, kegiatan ini dimulai Pukul 09.00 WITA melalui Google Meet.

Disini panitia mendatangkan narasumber hebat seperti Prof. Dr. Ersis Warmansyah Abbas, M.Pd selaku Koordinator Program Studi Pendidikan IPS FKIP ULM serta beliau juga dikenal sebagao penulis yang hebat, sudah banyak buku yang telah diterbitkan oleh beliau. “Semua orang dilahirkan jenius dan bisa menulis” ucap Prof. Dr. Ersis Warmansyah Abbas, M.Pd sebagai bentuk motivasi untuk para peserta seminar. Adapun narasumber lainnya yaitu Bapak H. Iberamsyah Barbaty, beliau dikenal sebagai seorang penyair Gurindam dan Bapak Hajriansyah, M.Ag. seorang seniman hebat Kalimantan Selatan.

Dalam seminar ini, banyak sekali pembelajaran yang sangat bermanfaat, khususnya dalam dunia syair Gurindam dan puisi. Bapak H. Iberamsyah Barbaty memaparkan “Dalam dunia sastra khususnya di Indonesia dikenal tentang puisi lama dan puisi modern. Tentu satu sama lain lahir dan keberadaannya dalam suasana zaman yang berbeda. Zaman itu membentuk budaya, dan tentu memberi rupa dan karakter pada setiap karya anak manusianya. Intinya kehidupan puisi sangat tergantung kepada bobot penulisnya. Dimana intlektualitas, kecerdasan, pengalaman, wawasan, dan intuisi si penulis membaca dan menerjemahkan suasana sekitar menjadi bahasa puisi.”

Selain dari paparan diatas, bapak Hajriansyah, M.Ag juga memberikan paparan yaitu “Setiap situasi dan kondisi tertentu menentukan bagaimana kita akan membaca puisi. Puisi yang baik dapat dibacakan dalam situasi dan kondisi. Pembaca puisi yang baik akan menguatkan isi/ makna puisi tersebut bagi pendengarnya. Maka diperlukan penghayatan yang baik terhadap puisi yang akan dibacakan. Memahami makna puisi mestilah didapat dari pembacaan yang berulang-ulang dan bermaksud mencari pesan yang ingin disampaikan. Maka memilih adalah langkah awal sebelum membaca(kan) puisi, baik puisi sendiri maupun puisi orang lain.”

Setelah seminar selesai, moderator menutup acara tersebut serta memberikan kesimpulan. Harapan dari dibuatnya seminar ini agar bisa menaikkan minat peserta untuk mengembangkan bakat dalam bidang puisi.

Penulis: Azhari